Kamis, 08 September 2011

Takut akan Tuhan

Ulangan 4:8-10
Dan bangsa besar manakah yang mempunyai ketetapan dan peraturan demikian adil seperti seluruh hukum ini, yang kubentangkan kepadamu pada hari ini? Tetapi waspadalah dan berhati-hatilah, supaya jangan engkau melupakan hal-hal yang dilihat oleh matamu sendiri itu, dan supaya jangan semuanya itu hilang dari ingatanmu seumur hidupmu. Beritahukanlah kepada anak-anakmu dan kepada cucu cicitmu semuanya itu, yakni hari itu ketika engkau berdiri di hadapan TUHAN, Allahmu, di Horeb, waktu TUHAN berfirman kepadaku: Suruhlah bangsa itu berkumpul kepada-Ku, maka Aku akan memberi mereka mendengar segala perkataan-Ku, sehingga mereka takut kepada-Ku selama mereka hidup di muka bumi dan mengajarkan demikian kepada anak-anak mereka.

Apakah hukum Allah (1407sM) masih relevan dengan manusia di zaman ini (2011 M)? Hukum Allah didesain untuk memimpin hidup manusia agar saleh di hadapan Tuhan. Tujuannya adalah untuk menunjukkan dosa dan bagaimana seharusnya kita bersikap terhadap dosa itu. Dasa titah yang adalah jantung dari taurat sangat relevan meskipun sudah berusia 3000 tahun karena mereka memproklamasikan gaya hidup yang disetujui oleh Allah. Hukum-hukum itu mengekspresikan siapakah Tuhan dan apa yang sebenarnya Tuhan mau untuk kita lakukan dalam dunia ini.

Allah tidak pernah membuat aturan yang tidak ada gunanya. Kalau kita membaca taurat, kita akan melihat bahwa banyak hal yang Tuhan ajarkan untuk Israel pada waktu itu yang sedang keluar dari tanah Mesir. Meskipun ada beberapa hal yang tidak kontekstual untuk budaya jaman ini, namun prinsip-prinsip yang terkandung di dalamnya jelas masih sangat relevan untuk jaman ini.

Sebagai contoh, orang Kristen tidak lagi mempersembahkan binatang dalam ibadah. Prinsip yang ada di balik itu adalah pengampunan dosa dan rasa syukur kepada Allah. Prinsip ini masih berlaku! Pengorbanan itu menunjuk kepada Kristus yang menjadi jelas di dalam PB (terutama empat kitab injil). PB mengatakan dengan kedatangan Kristus maka seluruh nubuatan PL telah digenapi. PL mengoreksi hidup kita bahwa kita berdosa di hadapan Tuhan dan PB menawarkan berita anugerah yang begitu besar yaitu keselamatan di dalam Kristus.

Musa ingin memastikan bahwa Israel tidak lupa semua yang Allah telah kerjakan dalam hidup mereka. Dia mendesak Israel untuk selalu mengajarkan taurat kepada anak-anak mereka. Dengan tujuan supaya mereka hidup dengan takut akan Tuhan.

Teman-teman Komisi Remaja GKI Kota Modern, saya bangga sekali dengan kemenangan yang kita raih di SYC 2011. Saya terharus sekali melihat kaliat yang gigih belajar untuk CCA SYC 2011. Saya pun rindu agar kalian bisa mengajarkan atau meneruskan tradisi ini kepada adik-adik kalian yang ada di bawah kalian. Satu hal terpenting yang saya minta dari kalian, ingat, bahwa tujuan semuanya ini agar kita memiliki hati yang takut akan Tuhan. Budaya membaca Alkitab di kalangan kaum muda amat langka. Alkitab dianggap sebagai buku kuno yang pantas untuk dimusiumkan saja! Keliru sekali!

Saya ingin kita bersama menjadi anak-anak Tuhan yang mempraktikkan hidup saleh, di mana hidup kita selalu diisi dengan firman Tuhan. Seperti yang Musa katakan di Mazmur 90, "Dengan apakah seorang muda mempertahankan kelakuannya bersih? Dengan menjaganya sesuai dengan firman Tuhan."

Mari kita bersyukur kepada Tuhan untuk prestasi ini. Mari kita mengejar prestasi yang lebih baik di SYC 2012. Dan yang terpentin dari semuanya ini, mari kita mengejar kekudusan, pola hidup saleh. Tunjukkan karakter kita, yaitu hidup yang penuh rasa hormat dan takut akan Tuhan.

Biarlah nama Tuhan dimuliakan sampai selama-lamanya.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar